Anak stunting memiliki ukuran kepala yang lebih kecil.
Sehingga berpengaruh terhadap volume otak dan daya berpikir.
Baca juga: Pemerintah Terus Genjot Penurunan Angka Stunting di Indonesia
4. Pertumbuhan melambat
Selain tubuh yang berperawakan pendek dari anak seusianya, ciri-ciri lainnya yaitu pertumbuhan melambat.
Mengutip yankes.kemkes.go.id, keterlambatan dalam pertumbuhan anak dapat didiagnosis pada kecepatan pertumbuhannya.
5. Wajah tampak lebih muda dan gigi terlambat tumbuh
Wajah anak yang terkena stunting akan tampak lebih muda dari anak seusianya.
Selain wajah, pertumbuhan gigi balita terkena stunting juga akan terlambat.
Bayi terlambat tumbuh gigi juga bisa disebabkan oleh gangguan fisik pada gusi.
Atau tulang rahang yang tidak memungkinkan gigi untuk muncul.
6. Berat badan balita cenderung menurun
Berat badan turun drastis merupakan satu di antara tanda dari malnutrisi.
Yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan nutrisi untuk menjalankan fungsinya.
Berat badan anak turun biasanya disebabkan karena kalori yang terbakar dengan mudah, tidak makan makanan sehat, menderita penyakit, atau metabolisme tubuh rendah.
Penurunan berat badan anak yang tak terduga dapat memiliki efek buruk pada kesehatan dan pertumbuhan anak secara keseluruhan.
Baca juga: Pentingnya 1000 HPK Dalam Mencegah Stunting
Baca tanpa iklan