News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gurihnya Abon Udang

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Makanan yang satu ini gampang dikenal. Biasanya, bahan dasarnya daging sapi yang kukus dicampur bumbu, lalu digoreng dan siap disajikan. Tapi bagaimana rasanyan kalau yang dijadikan abon ini adalah udang?

Di tangan Siti Aisiyah dan teman-temannya, keberadaan udang yang melimpah di kawasan tempat tinggalnya mampu disulap dengan nilai jual yang lebih tinggi melalui makanan bernama abon.

"Ide awal bikin usaha ini ya karena bahan baku yang melimpah. Udang kecil di sini jumlahnya sangat banyak. Kalau cuma dijual mentah gitu aja nilai jualnya sangat rendah," kata Siti Aisiyah, saat ditemui di kawasan Koperasi Srikandi Nelayan di Cumpat Raya Kedung Cowek Surabaya.

Ia menuturkan, untuk sekali produksi, abon udang bisa menggunakan bahan baku udang mentah 10 kg. Setelah benar-benar dikeringkan hanya akan menjadi 3 kg, yang kemudian dikemas dalam 30 bungkus siap jual.

Membuat abon, menurutnya, tidaklah terlalu sulit. Daging udang dikeringkan secara alami (sengaja tidak menggunakan mesin pengering karena akan memengaruhi rasa), setelah dikeringkan lalu disuwir-suwir dan dicampur bumbu.

Rupa-rupa bumbunya, antara lain bawang merah, bawang putih, bubuk ketumbar, daun salam, lengkuas, sereh, gula pasir, asam jawa, dan santan kental. Bawang merah ini untuk dijadikan bawang goreng (keberadaannya sesuai selera)

Kesulitan membuat abon udang di antaranya, ketergantungannya terhadap cuaca. Pengeringan menggunakan mesin pengering akan mengurangi kekenyalan rasa daging udang. Kadar airnya akan terserap habis, sementara dagingnya juga ikut kisut akibat suhu yang kelewat tinggi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini