TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan melantik pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, bersama dua Wakilnya yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono pada Senin sore (8/6/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima Tribunnews pelantikan dijadwalkan akan digelar pada pukul 16.30 WIB.
Baca juga: Sosok Astrio Feligent, Jubir Gerindra Debat dengan Eks Ketua BEM UGM soal Nanik S Deyang Ketua BGN
Nanik S Deyang membenarkan bahwa dirinya akan dilantik sore ini.
“Benar pukul 16.00,” katanya.
Tidak hanya melantik Nanik, Presiden juga akan melantik Said Iqbal sebagai penasihat khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan.
“Sebagai penasihat khusus presiden RI bidang ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres no 137/2024,” kata Said Iqbal.
Pelantikan kata dia akan dilakukan pada pukul 16.30 WIB. Said mengaku telah dihubungi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Jam 16.30 dilantik di istana. Ditelpon semalam oleh pak Seskab letkol Teddy,” katanya.
Pantauan Tribunnews di istana, suasana tampak seperti hari kerja biasa. Belum ada persiapan pelantikan, karena baru akan digelar sore.
Sementara itu Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menuturkan, pelantikan Said Iqbal akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
Baca juga: Hari Ini Prabowo Lantik Kepala BGN Nanik S Deyang & 2 Wakilnya Agustina Arumsari-Mayjen Trenggono
"Jadi beberapa agenda beliau di antaranya adalah hari ini direncanakan akan ada pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional yang oleh karena sesuatu hal beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Prasetyo menambahkan, selain pelantikan pimpinan BGN, Prabowo juga akan melantik Said Iqbal.
"Kemudian juga akan ada pelantikan salah satu pejabat yang akan membantu beliau di pemerintahan yang nanti rencananya juga akan bersamaan diambil sumpah prosesi bersamaan dengan pimpinan Badan Gizi Nasional, yaitu adalah Bapak Said Iqbal," ungkap Prasetyo.
Menurut Prasetyo, penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen presiden untuk memastikan persoalan ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh mendapat perhatian serius dari pemerintah.
"Beliau akan diminta membantu Bapak Presiden berkenaan dengan masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh sebagai bentuk sekali lagi komitmen Bapak Presiden semenjak satu tahun yang lalu untuk terus bersama-sama kita mencari formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah," katanya.
Baca tanpa iklan