TRIBUNNEWS.COM - Celana harem merupakan celana yang memiliki model berpotongan longgar di bagian pinggul dan paha, tapi menyempit di bagian mata kaki. Dulunya, celana ini lazim dikenakan masyarakat Arab dan Timur Tengah, terutama para saudagar.
Menurut karyawan Toko J&J di Jalan S Parman, Banjarmasin, Dede, keistimewaan celana harem adalah modelnya yang dapat menyamarkan kekurangan bentuk tubuh seseorang sehingga terlihat lebih proporsional.
"Modifikasi terletak pada bentuk celana yang tidak melulu gombrong di bagian atas serta menyempit di bagian mata kaki saja, juga muncul sebagai varian celana bermuda. Ada yang bagian atasnya tidak terlalu gombrong, ada juga yang dimodifikasi di bagian pinggul. Ciri tegasnya tetap pada model tabrak antara bagian atas dan bawah, gombrong dan skinny," jelas Dede.
Kebanyakan desainer atau produsen pakaian memilih bahan kaus atau katun jersey.Hal itu disebabkan karakter kedua bahan tersebut yang `adem' dan tahan terhadap panas. Di Toko J&J celana harem ini dijual dengan harga Rp 175 ribu.
Baca tanpa iklan