TRIBUNNEWS.COM - Nabi Daud ‘Alaihissalām (As) merupakan Nabi utusan Allah SWT yang diberi wahyu Zabur.
Menurut Imam Qurtubi, Zabur itu berisi 150 surah yang tidak mengandung hukum-hukum, hanya berisi nasihat-nasihat, hikmah, pujian dan sanjungan kepada Allah SWT.
Nabi Daud sangat taat kepada Allah SWT untuk memimpin kaum Bani Israil (keturunan Nabi Yaqub).
“Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik- baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).” (QS. Shad 38: 30)
Memimpin di wilayah Baitul Maqdis (sekarang Palestina), Nabi Daud membawa ajaran Kitab Zabur untuk membimbing kaumnya.
Nabi Daud dikenal sebagai pemimpin yang adil, bijaksana, dan taat beribadah, seperti dijelaskan Kementerian Agama dalam lamannya.
Nabi Daud adalah nabi yang pekerja keras tak pernah mundur dalam peperangan dan salah satu mukjizat yang diberikan Allah SWT kepadanya adalah kemampuan membuat baju perang dari besi.
Salah satu perang yang melibatkan Nabi Daud dan Thalut adalah perang antara Bani Israil melawan Jalut, seorang pemimpin zalim yang sangat ditakuti.
“Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam. “ (QS. Al-Baqarah 2:251)
Setelah Raja Thalut meninggal, Daud diangkat menggantikannya dan kemudian dipilih oleh Allah SWT menjadi Nabi dan Rasul.
Pada masa kenabian Nabi Daud, perintah sholat sudah disyariatkan oleh Allah SWT, namun belum seperti sholat lima waktu pada masa Nabi Muhammad SAW.
Kementerian Agama menjelaskan perintah sholat subuh diwajibkan kepada Nabi Adam AS, shalat zhuhur diperintahkan kepada Nabi Daud AS, sholat ‘ashar diwajibkan kepada Nabi Sulaiman AS, sholat maghrib diwajibkan kepada Nabi Ya’kub dan sholat ‘Isya diperintahkan kepada Nabi Yunus.
Sebagai salah satu Nabi yang menerima wahyu kitab dari Allah SWT, ada beberapa doa Nabi Daud As yang diabadikan di dalam Al-Quran.
Mengutip laman Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan - JAWI Malaysia, berikut bacaan doa Nabi Daud.
Baca juga: Doa Nabi Musa Ketika Menghadapi Firaun dan Kekejamannya
Doa Nabi Daud Memohon Cinta Allah SWT
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي، وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ
Allāhumma innī as’aluka ḥubbaka, wa ḥubba man yuḥibbuka, wal-‘amala alladzī yuballighunī ḥubbaka. Allāhummaj‘al ḥubbaka aḥabba ilayya min nafsī wa ahlī wa minal mā’il-bārid.
Baca tanpa iklan