News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Benarkah Rebusan Ubi Melangsingkan? Simak Hasil Penelitian Ini

Editor: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi.

TRIBUNNEWS.COM - Dalam hal menurunkan berat badan, jujur saja kita ingin hasil yang instan.

Belum lama ini, ilmuwan dari Jepang menemukan cara instan itu, dengan minum air rebusan ubi!

Protein sisa buangan dalam rebusan ubi itu berhasil menekan nafsu makan pada tikus.

Para ahli dari Jepang itu percaya penemuan mereka ini dapat diterapkan pada manusia.

Para periset Jepang itu memberi makan dua kelompok tikus dengan pola makan kaya lemak.

Satu kelompok diberi peptida ubi dengan kadar lebih tinggi.

Peptida ini dihasilkan oleh protein pencernaan enzim dalam air selama proses perebusan.

Setelah 28 hari hewan-hewan itu ditimbang.

Massa lever dan jaringan lemak mereka pun diukur.

Kadar Kolesterol dan trigliserida serta leptin pun dihitung.

Para ahli dari National Agriculture and Food Research Organization, Tsukuba juga mengukur adiponektin yang mengukur sindrom metabolik.

Peneliti menemukan, tikus yang diberi peptida ubi secara bermakna berat badannya lebih rendah.

Ditemukan pula tikus memiliki kadar Kolesterol, trigliserida, leptin dan adiponektin lebih rendah.

Pemimpin penelitian, Dr Koji Ishiguro mengatakan,"Kita setiap saat membuang banyak air sisa rebusan ubi yang mengandung protein. Hipotesa kami, protein ini dapat memengaruhi berat badan, jaringan lemak dan faktor-faktor lain."

"Menemukan penggunaan alternatif protein ubi dalam bekas air rebusan bermanfaat baik bagi lingkungan dan industri serta berpotensi bagus untuk kesehatan," tambahnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini