News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebaran 2021

Cara Menghangatkan dan Menyimpan Ketupat agar Tidak Mudah Basi dan Tahan Lama

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sobari (58), menjajakan dagangnnya kulit ketupat di sekitar Pasar Rancamanyar, Jalan Penclut, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2020). Bapak yang tinggal di Jalan Caringin, Kelurahan Babakan Ciparay, Kota Bandung yang biasa berjualan sandal plastik keliling itu, mencoba peruntungan berjualan kulit ketupat menjelang Idul Adha 1441 H. Hasilnya, selama dua hari berjualan berhasil terjual sekitar 5.000 buah kulit ketupat dengan harga jual Rp 8.000 per ikat atau sepuluh buah kulit ketupat.

Penuhi 60-75 persen bungkus ketupat dengan beras yang sudah dicuci tadi.

Banyak beras tadi tergantung pada ketupat yang hendak dihasilkan.

Jika ingin ketupat yang keras tentu isinya harus sampai 75 persen.

Sebalikanya, jika menginginkan ketupat yang lembek, penuhi sampai 60 persen saja.

6. Sediakan panci besar dan rebus air di dalamnya.

Masukkan ketupat saat air sudah mendidih.

Semua ketupat harus terendam, tidak boleh ada bagian yang menyembul di atas air.

Bagian yang tidak terkena air ini akan lembek dan hancur.

7. Ketupat harus direbus dalam waktu yang lama, sekitar 3-5 jam.

Semakin lama semakin bagus hasilnya.

Ketupat yang direbus sebentar saja, akan terlihat butir-butiran nasinya.

8. Selama direbus, panci dalam keadaan tertutup.

Sekali-sekali buka tutup panci untuk melihat airnya.

Jika sudah mulai berkurang, tambahkan air panas, bukan air dingin.

9. Setelah matang, angkat ketupat dan gantung hingga tiris betul.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini