News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hadapi Anak Tantrum? Ikuti Tiga Tahap Ini agar Tidak Panik

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TANTRUM - Anak kecil biasanya akan enangis, bergulung-gulung bahkan ada yang membenturka badan, atau menendang benda apa saja yang ada di sekitarnya, kemungkinan besar ia sedang mengalami kesulitan mengekspresikan emosi negatifnya dengan tepat. Kejadian atau rangkaian kejadian seperti ini disebut tantrum. Model : Refany Khaira Dahaya, Usia : 18 Bulan, Rumah : Ungaran, Lokasi : Ungaran Kabupaten Semarang, Foto: Tribun Jateng/Hermawan Handaka

Setelah emosi diterima dan dinamai, barulah masuk ke tahap ketiga: membimbing anak menuju solusi yang bisa diterima (acceptable solution).

Artinya, saat anak sudah mulai tenang, bantu mereka mencari cara yang membuat mereka merasa lebih nyaman. 

Misalnya, tawarkan pilihan sederhana seperti: "Kamu mau minum?", "Mau ke toilet dulu?", "Mau dipeluk Mama?", atau "Mau ganti baju dulu?".

Langkah ini penting karena bukan hanya menenangkan anak, tapi juga memberikan kontrol kembali kepada mereka, dengan tetap dalam bimbingan orang tua. 

Ketika anak merasa didengar dan diberi pilihan, ia lebih mudah keluar dari kondisi emosional yang tidak stabil.

Kesimpulannya, menghadapi tantrum memang tidak mudah. 

Tapi jika orang tua bisa menahan diri untuk tidak langsung menghakimi, dan berfokus pada tiga langkah ini.

Yaitu, menerima emosi, membantu menamai emosi, dan membimbing ke solusi yang menenangkan, maka hubungan emosional antara anak dan orang tua juga akan semakin kuat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini