News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Ketika Ada Petir Agar Selamat dari Segala Keburukannya

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA MENDENGAR PETIR - Gambar dibuat di Canva, Rabu (10/9/2025). Doa ketika ada petir dapat dibaca untuk memohon perlindungan Allah dari keburukan yang dibawa petir.

Petir juga disebutkan dalam Surat Ar-Ra'd ayat 12 dan 13, yang menjelaskan bahwa Allah menurunkan petir kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya, termasuk para petinggi jahiliyah yang menentang Allah pada zaman Rasulullah.

“Dialah yang memperlihatkan kepadamu kilat (untuk menimbulkan) ketakutan dan harapan (akan turun hujan) serta menjadikan awan yang berat (mendung)." (QS. Ar-Ra'd: 12)

Ahli hadis dan tafsir Quran, Ibnu Katsir, menjelaskan sebab turunnya ayat ini bermula ketika dikala itu Rasulullah Saw mengutus seorang laki-laki kepada seorang Fir'aun untuk memanggil seorang Fir'aun tadi untuk datang kepada Nabi. 

Namun Fir'aun menolaknya, hingga pada akhirnya Allah mengirim awan kearah kepalanya lalu terdengar guruh dan petir yang menyambar ke arah kepalanya.

“Guruh bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) malaikat karena takut kepada-Nya. Dia (Allah) melepaskan petir, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Sementara itu, mereka (orang-orang kafir) berbantah-bantahan tentang kekuasaan Allah, padahal Dia Mahakeras hukuman-Nya." (QS. Ar-Ra'd: 13)

Selain ayat-ayat di atas, petir dan kilat juga disebutkan dalam ayat lainnya:

  • “(Ingatlah) ketika kamu berkata, “Wahai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum melihat Allah dengan jelas.” Maka, halilintar menyambarmu dan kamu menyaksikannya." (QS. Al-Baqarah: 55)
  • “Meminta kepadamu (Nabi Muhammad) agar engkau menurunkan sebuah kitab dari langit kepada mereka. Sungguh, mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar daripada itu. Mereka berkata, “Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata”. Maka, petir menyambar mereka karena kezalimannya. Kemudian, mereka menjadikan anak sapi (sebagai sembahan), (padahal) telah datang kepada mereka bukti-bukti (ketauhidan) yang nyata, lalu Kami memaafkan yang demikian itu. Kami telah menganugerahkan kepada Musa kekuasaan yang nyata”. (QS. An-Nisā': 153)
  • “Jika mereka berpaling, katakanlah, “Aku telah memperingatkan kamu (azab berupa) petir seperti petir yang menimpa (kaum) „Ad dan (kaum) Samud." (QS. Fuṣṣilat: 13)
  • “Adapun (kaum) Samud, mereka telah Kami beri petunjuk, tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu. Maka, mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan karena apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Fuṣṣilat: 17)
  • “Lalu, mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhannya. Maka, mereka disambar petir sementara mereka menyaksikan(-nya)”. (QS. AzZāriyāt: 44)
  • “Hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali (kilat itu) menyinari, mereka berjalan dibawah (sinar) itu. Apabila gelap menerpa mereka, mereka berdiri (tidak bergerak). Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia menghilangkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah: 20)

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini