News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menguatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Edukasi Stimulasi Motorik

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

STIMULASI MOTORIK - Pelatihan Orangtua & Anak Usia Dini: Stimulasi Perkembangan Fisik Motorik Anak di SPS PAUD Aster VI, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025). Stimulasi motorik bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi bagian penting dari proses pendidikan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pelatihan Orangtua & Anak Usia Dini: Stimulasi Perkembangan Fisik Motorik Anak” di SPS PAUD Aster VI, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud dukungan SPPB UI terhadap pencapaian SDG 4  Pendidikan Berkualitas, khususnya target 4.2 terkait pengembangan anak usia dini dan kesiapan memasuki pendidikan dasar.

Kebutuhan Mendesak dari Kawasan Perkotaan Padat

Cideng merupakan wilayah padat penduduk dengan ruang terbuka yang sangat terbatas.

Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi, banyak anak usia dini menghabiskan waktu dalam aktivitas sedentari minim gerak dan lebih banyak berinteraksi dengan gawai. 

Pola ini berdampak pada perkembangan motorik, padahal kemampuan motorik menjadi fondasi bagi perkembangan kognitif, sosial-emosional, hingga kesiapan akademik.

Sebagian orangtua masih berasumsi bahwa perkembangan motorik akan berkembang dengan sendirinya.

Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa stimulasi fisik yang tepat, terarah, dan menyenangkan berperan penting dalam membangun ketahanan fisik, konsentration, regulasi emosi hingga kemandirian anak. 

Dengan konteks tersebut, pelatihan ini menjadi intervensi strategis, terutama karena banyak keluarga di lingkungan perkotaan menghadapi keterbatasan ruang gerak.

Rangkaian Pelaksanaan Pelatihan

Program dipimpin oleh Guru Besar Universitas Indonesia sekaligus pakar Psikologi Pendidikan, Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, M.Si., M.M., Psikolog.

Ia didampingi mahasiswa S2 Kajian Islam dan Psikologi dari Program Studi Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam, SPPB UI.

Sebanyak 20 ibu dan 20 anak PAUD berpartisipasi dalam kegiatan yang disusun dalam dua jalur paralel.

Untuk para ibu, materi difokuskan pada pemahaman tentang pentingnya stimulasi motorik, contoh kegiatan yang mudah diaplikasikan di rumah, serta diskusi mengenai pola asuh responsif yang memanfaatkan permainan.

Di sisi lain, anak-anak mengikuti rangkaian permainan motorik kasar seperti berlari, meniti garis, melompat, hingga bermain bola. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini