News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Kafaratul Majelis, Penutup Pertemuan Agar Dosa Diampuni Allah

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA KAFARATUL MAJELIS - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Selasa (13/1/2026). Doa Kafaratul Majelis merupakan doa penutup pertemuan agar dosa orang-orang yang menghadiri pertemuan itu diampuni oleh Allah dan mendapat berkah.

TRIBUNNEWS.COM - Doa kafaratul majelis merupakan doa yang dibaca ketika hendak menutup pertemuan.

Rasulullah Saw. menganjurkan setiap muslim untuk membaca doa kafaratul majelis agar mendapat manfaat dari pertemuan itu.

Selain itu, doa kafaratul majelis bertujuan untuk memohon ampunan Allah Swt.

Doa kafaratul majelis terdapat dalam sebuah hadis, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda: “Barang siapa duduk di suatu majelis, lalu banyak perkataan sia-sia di dalamnya, kemudian ia berkata sebelum berdiri dari majelis tersebut: Subhānaka Allāhumma wa bihamdika, asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka wa atūbu ilaika, niscaya akan diampuni apa yang terjadi di majelis itu.” (HR. Tirmidzi no. 3433, Abu Dawud no. 4859 – hadis hasan shahih)

Dalam laman Kementerian Agama, berikut ini doa kafaratul majelis.

Doa Kafaratul Majelis

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhānaka Allāhumma wa bihamdika, asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka wa atūbu ilaika.

Artinya: “Maha Suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Baca juga: Doa Sapu Jagat untuk Memohon Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Adab Mengikuti Majelis

Dikutip dari laman Kementerian Agama, Penyuluh Agama Islam Sitti Sriya Narahaubun menyebutkan beberapa adab bermajelis yang perlu dipahami oleh setiap muslim.

1. Meluruskan niat karena Allah SWT

Menghadiri majelis ilmu semata-mata untuk mencari rida Allah, bukan karena ingin dipuji atau pamer (riya).

2. Hadir tepat waktu

Datang sesuai waktu yang ditentukan sebagai bentuk penghormatan terhadap majelis dan penyampai ilmu.

3. Mengucapkan salam saat datang

Salam menjadi adab awal yang mencerminkan akhlak Islam dan mempererat ukhuwah.

4. Duduk dengan sopan dan tertib

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini