TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter Tirta bicara soal hidup sehat yang bisa dimulai kapan saja.
Menurutnya, tidak ada istilah terlambat selama seseorang mau mengambil langkah pertama dan melakukannya secara konsisten. Misalnya berolahraga.
Pesan tersebut disampaikan dr. Tirta saat menjadi narasumber utama dalam pada 31 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, ia membagikan pengalamannya membangun pola hidup sehat berbasis data dan kebiasaan olahraga yang terstruktur.
Baca juga: Tengku Dewi Akui Lebih Tenang usai Cerai dari Andrew Andika, Pilih Fokus Terapkan Hidup Sehat
“Sejak 2022 sampai sekarang, saya belajar kalistenik, latihan yang mengandalkan berat badan tubuh sebagai beban. Setelah latihan kalistenik, saya masuk fase bulking dan angkat beban," tutur Dokter Tirta dalam Longevity Talkshow, Data Driven Living untuk Sehat Jangka Panjang yang digelar Precision Gym, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026).
"Di tahun 2025, saya menjalani tiga latihan yaitu sepeda, angkat beban, dan lari termasuk marathon,” ujar lanjut dr. Tirta.
Sebagai penutup, dr. Tirta kembali menegaskan pesan utamanya tentang hidup sehat.
“Kamu bisa hidup sehat kapanpun kamu mau dan tidak ada kata terlambat. Saya sendiri memulai hidup sehat di usia 31 tahun. Jadi nggak ada yang terlambat, yang jadi masalah kalau kamu nggak pernah mencoba olahraga,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa pada dasarnya semua jenis olahraga akan memberikan manfaat jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
Namun, dr. Tirta menyarankan olahraga di gym sebagai pilihan yang efektif, terutama untuk melatih kekuatan otot tubuh.
"Nah yang saya garis bawahi adalah angkat beban. Langkah pertama, gunakan beban tubuh," katanya.
"Tapi sebelum mulai angkat beban, coba latih ke berat badan sendiri, seperti high standing kayak pull-up, push-up, termasuk plank. Ini adalah hal-hal basic yang harus dikuasai,” ungkap dr. Tirta.
Bagi dr. Tirta, aktivitas fisik bukan sekadar menjaga kebugaran, melainkan juga bentuk rasa syukur atas kesehatan yang masih diberikan.
“Dengan latihan fisik merupakan bentuk rasa syukur saya karena masih diberikan kehidupan oleh Tuhan. Itu cara aku memaksimalkan potensi yang dimiliki,” terangnya.
Baca tanpa iklan