News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Anak Mengeluh Lapar saat Berpuasa? Ketahui 6 Tips agar si Kecil Kuat Puasa

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Menanamkan kebiasan berpuasa pada anak di Bulan Ramadhan dapat dimulai sejak masih kecil.

Namun, diperlukan proses dan kesabaran untuk mengajarkan tentang berpuasa pada si kecil. 

Masing-masing anak memiliki kemampuan berbeda-beda dalam hal menahan lapar dan haus ketika berpuasa. 

Bagi anak-anak, puasa adalah pengalaman baru yang tidak selalu mudah dijalani. 

Ketika perut mulai terasa lapar atau tenggorokan kering, wajar jika si kecil mengeluh dan merasa tidak nyaman. Namun, di balik itu terdapat pembelajaran tentang kesabaran, pengendalian diri, keimanan, dan rasa syukur.

Orang tua dapat membantu anak memberikan pemahaman bahwa rasa lapar saat puasa adalah bagian dari latihan menahan diri, khususnya setelah waktu Subuh sampai Maghrib.

Apalagi kewajiban puasa termuat dalam firman Allah SWT, seperti yang disebutkan pada Al-quran.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS Al-Baqarah: 183). 

Namun, puasa tidak diwajibkan bagi anak-anak yang belum mencapai usia baligh atau pubertas. Sebaliknya, jika seseorang sudah mencapai tingkat akil baliqh maka wajib menjalankan ibadah puasa.

Lantas, usia berapa anak bisa belajar puasa?

Baca juga: Hukum Puasa Ramadhan bagi Penderita GERD: Menjaga Kesehatan Jiwa Lebih Utama

Dokter Spesialis Anak di Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Solo, dr. MN Ardi Santoso, SpA, M.Kes, mengungkapkan bahwa secara medis, tidak ada batas usia baku anak berpuasa. Sebab, menurutnya, kesiapan anak berbeda-beda.

Namun, secara umum, anak usia 7–10 tahun sudah bisa mulai belajar puasa secara bertahap (misalnya setengah hari).

Anak-anak dapat belajar berpuasa 3-4 jam dulu untuk perkenalan, kemudian bisa ditingkatkan dengan puasa setengah hari sampai siang ataupun sore hari. 

"(sementara) Puasa penuh biasanya lebih siap dilakukan saat anak mendekati pubertas, tergantung kondisi fisik dan daya tahan," ucap Ardi Santoso kepada Tribunnews, Selasa (17/2/2026).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini