News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Niat Sholat Gerhana Bulan dan Tata Cara Sholat Khusuf

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA GERHANA BULAN - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Selasa (3/3/2026). Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat gerhana atau sholat khusuf jika terjadi gerhana bulan atau gerhana matahari.

TRIBUNNEWS.COM - Gerhana bulan merupakan fenomena langit yang terjadi ketika posisi Bulan berada di belakang Bumi sehingga Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, dan ketiganya berada dalam satu garis lurus.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat khusuf ketika terjadi gerhana sebagai bentuk syukur atas kebesaran Allah SWT.

Sholat khusuf adalah sholat sunah yang hukumnya sunnah muakkadah alias sunah yang sangat dianjurkan.

Cara melaksanakan sholat gerhana ini tidak jauh berbeda dengan sholat sunah pada umumnya.

Ulama besar Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Nihayatuz Zain, menjelaskan bahwa sholat khusuf memiliki tiga tingkatan.

Pertama, tingkatan paling minimal, yakni dua rakaat seperti salat sunah Zuhur biasa.

Kedua, tingkatan pertengahan, yaitu dua rakaat dengan dua kali rukuk dan dua kali sujud pada setiap rakaat.

Ketiga, tingkatan paling sempurna, yakni setelah membaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat-surat panjang seperti Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, dan Al-Ma'idah atau yang sepadan, dengan rukuk dan sujud yang dipanjangkan sesuai panjang bacaan tersebut.

Sebelum melaksanakan sholat gerhana, muslim perlu mengetahui bacaan niatnya, seperti yang dikutip dari laman Kementerian Agama berikut.

Baca juga: Doa Khatam Quran, Waktu Mustajab Memohon Kepada Allah SWT

Niat Sholat Gerhana Bulan

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan/Sholat Khusuf

  1. Membaca niat sholat gerhana bulan.
  2. Membaca doa Iftitah.
  3. Membaca Ta’awudz dan Al-Fatihah.
  4. Membaca surat Al-Qur’an dengan jahr (lantang).
  5. Rukuk pertama (lama).
  6. Bangkit dari ruku (I‘tidal).
  7. Membaca surat Al-Fatihah kembali. 
  8. Membaca surat yang lebih pendek dari surat pada poin 4.
  9. Rukuk kedua (lebih singkat dari rukuk pertama).
  10. Bangkit dari ruku (I‘tidal).
  11. Sujud pertama.
  12. Duduk di antara dua sujud.
  13. Sujud kedua.

Gerhana pada Masa Rasulullah SAW

Pada masa jahiliyah di jazirah Arab, penduduk setempat percaya bahwa gerhana erat kaitannya dengan kematian tokoh pembesar.

“Orang-orang menduga bahwa gerhana matahari atau bulan dan fenomena bintang jatuh disebabkan kematian seorang tokoh pembesar di muka bumi, sungguh mereka telah berbohong. Padahal, gerhana adalah salah satu dari sekian tanda kebesaran Allah SWT…” (Sahih Ibnu Hibban, juz 7 hlm 101 no Hadis 2856).

Dalam satu riwayat menceritakan bahwa Ibrahim putra Mariah al-Qibtiyyah, satu-satunya putra Nabi Muhammad SAW dari selain Khadijah, yang kematiannya bersamaan dengan gerhana matahari.

Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa gerhana terjadi bukan karena kematian seorang tokoh, melainkan karena kehendak Allah SWT.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini