News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Darurat Hipotermia pada Anak Saat Berada di Gunung

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BAYI HIPOTERMIA - Bayi di Gunung Ungaran sempat dikira hipotermia, tim SAR beri selimut darurat, kondisi dipastikan aman

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hipotermia pada anak saat berada di gunung adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Emergensi dan Terapi Intensif Anak IKatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Yogi Prawira, mengingatkan bahwa orangtua harus memahami langkah dasar penanganannya.

Menurut dr Yogi, kesalahan terbesar yang sering terjadi adalah menyamakan kemampuan anak dengan orang dewasa.

“Jadi secara prinsip kan, anak itu bukan dewasa kecil gitu. Jadi jangan orang tua berasumsi anak itu sama tahannya dengan dia,"ungkapnya pada awak media usai acara Penanganan Emergensi pada Anak dan Pelatihan Praktis untuk Jurnalis yang diselenggarakan IDAI di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Balita di Gunung Ungaran: Petugas Bantah Kondisi Hipotermia, Orang Tua Cekcok

Tubuh anak lebih cepat kehilangan panas dan cairan, sehingga lebih rentan mengalami hipotermia.

Anak memiliki frekuensi napas lebih tinggi, yang membuatnya lebih cepat kehilangan cairan dan panas tubuh.

Di lingkungan dingin seperti gunung, kondisi ini bisa mempercepat terjadinya hipotermia.

Karena itu, penting memastikan anak tetap terhidrasi dan suhu tubuhnya stabil. Baik terlalu dingin maupun terlalu panas sama-sama berbahaya bagi anak.

Langkah Darurat Saat Anak Hipotermia

Jika anak mengalami hipotermia di gunung, tindakan cepat sangat diperlukan. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah menghangatkan tubuh anak secara langsung.

“Bisa skin to skin, dibuka bajunya, tempelin kulit ke kulit gitu. Baru di luarnya baru pakai baju. Pastikan kering semua gitu misalnya.”

Metode ini membantu menaikkan suhu tubuh anak dengan cepat melalui panas tubuh orangtua.

Selain itu, memastikan tubuh anak tetap kering juga sangat penting.

Selain penanganan darurat, kesiapan orangtua sebelum berangkat juga tidak kalah penting. Mulai dari memahami pertolongan pertama hingga mengetahui kebutuhan dasar anak di alam terbuka.

Dr Yogi menekankan pentingnya pendekatan bertahap.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini