"Kita briefing dulu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berbelanja. Ini juga untuk keamanan dan kenyamanan semua orang, termasuk customer lain," ujar Tasya.
Beri Kebebasan dalam Batasan yang Jelas
Alih-alih bersikap oportunis dengan melarang total anak-anaknya jajan, Tasya justru menerapkan formula yang lebih bijak.
Ia tetap memberikan kebebasan bagi sang anak untuk memilih kesukaan mereka, namun dengan syarat aturan main yang tegas dan wajib ditaati.
"Aku pasti selalu kasih tahu anak-anak merrka boleh pilih satu jenis ini, satu jenis ini misalkan satu jenis snack, satu buah, dan satu jenis minuman. Sudah, itu saja dan harus komit," jelas Tasya.
Langkah ini dinilainya sangat ampuh. Melalui metode tersebut, anak-anak tidak merasa dikekang karena mereka tetap memegang kendali atas pilihan sendiri, namun prosesnya tetap terkontrol dalam yang sudah disepakati bersama orang tua.
"Jadi mereka diberikan boundaries, tapi mereka punya kebebasan untuk memilih within that limit," pungkas Tasya.
Baca tanpa iklan