Selain faktor keturunan, paparan lingkungan juga disebut menjadi penyebab besar penuaan kulit.
Paparan sinar matahari dan radiasi ultraviolet (UV) menjadi faktor yang paling sering ditemui dalam keseharian.
Dr. Catherine mengingatkan, sinar matahari yang diterima kulit setiap hari dapat mempercepat munculnya garis halus, kulit kusam, hingga elastisitas yang berkurang.
Karena itu, perlindungan kulit dari sinar matahari dinilai menjadi kebiasaan penting yang tidak boleh diabaikan.
"Makanya jangan lupa pakai sunblock. Ke mana-mana pakai sunblock. Orusi dan lain-lain, UP, papanan UP yang tinggi tuh bener-bener penyebab aging nomor satu," katanya.
Jangan Pasrah dengan Proses Penuaan
Menurut dr. Catherine, banyak orang terlalu cepat menyerah ketika mengetahui faktor genetik berpengaruh terhadap kondisi kulit.
Padahal, saat ini banyak langkah preventif yang bisa dilakukan untuk memperlambat perubahan pada kulit.
Ia menilai, mengenali faktor risiko justru bisa menjadi peluang untuk mulai menjaga kulit lebih dini.
Selain perlindungan terhadap sinar matahari, pola hidup sehari-hari dan kebiasaan merawat diri juga ikut berperan dalam menentukan kualitas kulit jangka panjang.
Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada usia sebagai penyebab utama.
Penuaan memang proses alami, tetapi kecepatan perubahan pada kulit bisa dipengaruhi banyak hal yang sebenarnya masih dapat diantisipasi sejak awal.
Baca tanpa iklan