Laporan wartawan Tribunnews.com, Ferdinand
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi belum menetapkan tersangka terkait bentrok antar kelompok dari Front Betawi Rembug (FBR) dengan warga Rempoa. Saat ini polisi masih memeriksa 32 orang anggota FBR yang terlibat saat bentrokan terjadi.
"32 orang itu masih kita periksa dan kita dalami apa saja peran dari masing-masing orang itu," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar (Pol) Gatot Edi saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (01/08/2010)
Gatot juga mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti senjata tajam yang ditemukan di lokasi kejadian.
Penyidik saat ini juga sedang menyelidiki tindakan pelanggaran hukum saat bentrok terjadi. Gatot juga mengimbau kepada pimpinan FBR agar menjaga anggotanya dari tindakan anarkis.
"Selain melihat dari sisi hukum, kami juga upayakan mempertemukan kedua belah pihak, saya juga mengimbau kepada pimpinan-pimpinan mereka agar tidak bertindak anarkis dan menyelesaikan masalah secara baik," terangnya.
Sebelumnya, bentrokan antara warga rempoa dan FBR terjadi pada Sabtu (31/07/2010) malam. Bentrokan ini diduga karena pencopotan bendera FBR oleh warga Rempoa
Polisi selidiki Pelanggaran Hukum Bentrok Massa FBR vs Warga
Editor: Kisdiantoro
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan