TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akhirnya anggota korban dugaan pelecehan Paskibra DKI Jakarta berinisial S, putri Loreen Djunaedi datang memenuhi panggilan penyidik unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya.
Loreen Djunaidi bersama anaknya tiba di Polda Metro Jaya pukul 13.45
WIB, Selasa (31/08/2010). S sendiri tampak malu ketika kamera wartawan
menyorotnya, dengan segera dirinya langsung menutup wajahnya dengan
sweater berwarna abu-abu.
"Saya datang kesini untuk langsung di
BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," ujar Loreen sesaat sebelum memasuki
unit PPA Polda Metro Jaya.
Looren mengatakan tindakannya
melaporkan kasus dugaan pelecehan anggota paskibra oleh seniornya
dikarenakan dirinya melihat situasi yang berkembang seusai penyelidikan
oleh tim investigasi.
"Sebelumnya saya sabar, setelah melihat situasi saya lihat PPI (Purna Paskibraka Indonesia)
tidak serius, memutar balikkan fakta dan berbohong," ujar Loreen yang
mengenakan kartu identitas bertuliskan pesan 'Stop Kekerasan Pada Anak.
Lebih
lanjut, Looren mengatakan agar pengurus Purna Paskibraka Indonesia DKI
dibubarkan karena telah mendoktrin kepada nggota paskibraka untuk
berbohong dan menutup kasus tersebut.
Loreen dan Anaknya Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan