TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang Masinis kereta api eksekutif Gajayana jurusan Malang-Jakarta yang menjadi korban pembajakan mengalami luka ringan akibat dari sangkur yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sugeng Priyono yang memberikan keterangan melalui konpers yang diadakan di ruang pers.
"Di tubuh Masinis yang menjadi korban pembajakan terdapat luka ringan. Luka memar di dada dan ada luka gores di sekitar tangan," ujar Sugeng di sela konferensi pers Sabtu (27/8/2011).
Baca tanpa iklan