News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prijanto Mengundurkan Diri

Prijanto Tak Nyaman Secara Psikologis Bekerja di Pemprov DKI

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, meninggalkan ruang sidang seusai mengikuti paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/1/2012), tentang pengunduran dirinya sebagai Wagub DKI. Namun paripurna sendiri urung terlaksana, akibat forum tidak memenuhi batas minimal kehadiran. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto kembali mengungkapkan alasannya mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut dia, keputusannya tersebut memang akan menuai pro dan kontra, tergantung cara pandang dan kepentingan masing-masing individu.

"Perbedaan pandangan itu yakni memimpin adalah menderita dan memimpin adalah menikmati. Cenderung orang memilih memimpin untuk menikmati. Berpesta di atas penderitaan rakyat, hidup mewah menumpuk kekayaan dan menikmati fasilitas jabatan walau tidak bisa berbuat apa-apa atas jabatannya tanpa merasa risih," ujar Prijanto, Selasa (6/3/2012) di Balai Kota.

Menurut dia, hal tersebut memunculkan fenomena bahwa sudah ada orang atau organisasi yang kehilangan idealismenya. Ada yang cenderung lebih memuja uang daripada ide.

"Uang menjadi maha kuasa. Hidup dipimpin uang, menghikmati uang, memikul uang, dan uang digunakan untuk menghalalkan segala cara," ucapnya.

Prijanto menjelaskan dalam konteks pengunduran dirinya, hal-hal seperti disebutkan tadi tidak membuatnya nyaman bekerja secara psikologis di Pemprov DKI.

Menurutnya, mengundurkan diri adalah yang terbaik, karena dengan kondisi seperti itu ia merasa tidak dapat mengemban jabatan secara baik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini