News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teroris Rampok Toko Emas

Perampok Toko Emas Tambora Pernah Beraksi di Ciputat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi memasang garis batas polisi di lokasi penangkapan terduga teroris di Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jumat (15/3/2013). Polisi menangkap tujuh tersangka perampok toko emas di Tambora, Jakarta Barat dan Bekasi, yang diduga kuat terkait jaringan teroris. Dari tujuh orang tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia.

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Dedy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tujuh perampok toko emas di Tambora, Jakarta Barat, bukan hanya beraksi di wilayah Jakarta.

Komplotan ini juga pernah melancarkan aksinya di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, medio Desember 2012.

"Modus operandinya sama seperti di Tambora," kata Kasubdit Reserse Mobil Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hery Heryawan, Senin (18/3/2013) siang.

Korbannya saat itu adalah Pipit Rahmayadi (29), yang dirampok di Kantor Pos Serua di Jalan Aria Putra, Kelurahan Serua Indah, Ciputat. Tangerang Selatan, 12 Desember 2012.

Akibatnya, korban yang tinggal di Jalan Buntu RT 03/05, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang, mengalami kerugian Rp 30 juta.

Heryawan menuturkan, pihaknya masih menyelidiki keterlibatan Makmur dan kawan-kawan, dalam berbagai aksi perampokan yang pernah terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Diberitakan sebelumnya, Makmur dan enam orang kawannya ditangkap Tim Resmob Polda Metro Jaya. Mereka terlibat kasus perampokan toko emas di Tambora, 10 Maret 2013.

Dari mereka disita 14 buah bom pipa, beberapa pucuk senjata api, dan sebagainya. Dari tujuh orang tersebut, tiga orang termasuk Makmur alias Bram tewas ditembak. Sisanya empat orang masih hidup. Polisi meyakini Makmur terlibat kasus perampokan di bank CIMB Medan dan kasus bom di Beji, Depok. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini