"Kalau FITRA dibilang ditunggangi kepentingan politik, rasanya itu basi banget ya," imbuhnya.
Kata Maulana, FITRA juga pernah memberi apresiasi kepada Jokowi yang mengefisiensi uang Rp 610 juta, karena enggan memakai voorijder atau satuan pengawalan khusus untuk menembus kemacetan.
"Kami juga pernah kritik Foke yang alokasikan bantuan sosial yang naik signifikan menjelang pilkada kemarin," jelasnya. (*)
Baca tanpa iklan