News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cara Jokowi Menghadang PKL Baru

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di Jalan Kebayoran Lama Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013). Para PKL dikawasan tersebut rencananya akan direlokasi ke tempat penampungan sementara. Warta Kota/angga bhagya nugraha

 
Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pihaknya tidak ingin gegabah dalam menindaklanjuti usulan Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan DKI terkait pembatasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jakarta.

"Data mengenai PKL itu harus betul-betul detail, terperinci mulai dari tingkat RT, RW dan kampung itu ada berapa, di jalan ada berapa," ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (9/10/2013).

Apabila sudah mendapatkan data yang konkret, lanjut Joko Widodo, maka pihaknya baru akan 'mengunci' database PKL tersebut, sehingga tidak menoleransi keberadaan PKL baru.

"Setelah komplit, dapat totalnya, baru kami kunci. Lalu setelah itu dilakukan penataan," ucap pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Untuk saat ini, Jokowi menjelaskan pihaknya tengah menata keberadaan PKL yang berjualan di Jakarta. Salah satu bentuk kongkritnya yakni merelokasi PKL di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat ke Pasar Blok G Tanah Abang.

"Yang ada sekarang ini ditata dulu. Pokoknya ditata," tutur Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini