News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KRL Tabrak Truk Tangki

PT KAI Tawarkan Pekerjaan untuk Keluarga Korban Tragedi Bintaro

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiga jenazah pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) commuter line dengan truk tangki BBM Pertamina di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013) kemarin, tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2013) sore untuk disemayamkan sementara. Ketiganya, yakni masinis, Darman Prasetyo, asisten masinis, Agus Suroto, dan teknisi, Sofyan Hadi akan disalatkan sebelum diberangkatkan ke daerah asalnya masing-masing. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menjelaskan seluruh keluarga yang menjadi korban di kereta api Bintaro pada Senin (9/12/2013), mendapat tawaran bekerja di PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Hal itu sudah disepakati oleh pihak pemerintah dan Direktur Utama PT KAI Ignatius Jonan.

"Saya sudah melakukan komunikasi dengan Pak Jonan soal hal itu," ujar Dahlan Iskan, Selasa (10/12/2013).

Dahlan mencontohkan, untuk keluarga, masinis dan awak kereta yang meninggal, tawaran bekerja di PT KAI diberikan kepada anak-anaknya. Namun sampai menunggu anaknya sudah tumbuh dewasa. "Itu kalau sudah punya anak yang besar, akan jadi karyawan kereta api," jelas Dahlan Iskan.

Sedangkan, jika keluarga korban masih ada yang bersekolah, rencananya pihak PT KAI akan membiayai seluruh keperluannya di dunia pendidikan hingga selesai."Kalau anaknya masih kecil seluruh biaya sekolah ditanggung KAI sampai selesai kuliah," ungkap Dahlan.

Bagi yang tak punya anak, PT KAI memberikan pekerjaan tersebut kepada saudara korban. PT KAI pun tak melihat usia produktif keluarga korban, selama mau menerima pekerjaan tersebut. "Kalaupun saudaranya sudah berumur 30 tahun lebih, tetap bisa bekerja di KAI," kata Dahlan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini