News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sabar, Jokowi Tengah Putar Otak Agar Pasar Blok G Tanah Abang Ramai Pembeli

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Meski sudah ditertibkan dan di jaga petugas Sapol PP , sejumlah PKL pasar Tana Abang masih nekat berjualan di Jalan Jatibaru X, Jumat (21/2/2014). Diduga adanya para PKL yang masih bandel berdagang di jalan, salah penyebab sepinya pedagang di Blok G tanah Abang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ingin menjadikan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, magnet bagi masyarakat umum. Dia merahasiakan apa yang akan dilakukannya pada lokasi pedagang kaki lima tersebut.

"Sebentar, lagi dicari cara bikin jadi magnet gimana. Pokoknya mau tak mau orang harus ke lantai tiga," ujar Jokowi di kantor Balaikota Jakarta, Senin (24/2/2014) sore.

Jokowi enggan menjelaskan lebih jauh tentang rencananya tersebut. Ia menyebutkan, rencana itu tengah dirancang oleh PD Pasar Jaya dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Menengah Perdagangan DKI Jakarta. Pemprov DKI ingin menjadikan barang dagangan di sana lebih menarik pembeli untuk datang ke Blok G.

"Bisa saja bikin sablon, bisa juga toko gede, pokoknya yang menarik orang datang. Sabar ya, masih diolah," kata Jokowi.

Seiring dengan itu, Jokowi akan memperbaiki infrastruktur yang ada di pasar itu, misalnya tangga penghubung antarblok di Tanah Abang serta eskalator di Blok G. Jokowi yakin hal itu berhasil.

Ia mengatakan bahwa pedagang yang telah meninggalkan tempat relokasi tersebut tidak boleh kembali lagi. Menurutnya, pedagang juga harus fair dalam menghadapi situasi yang ada.

Bagi pedagang yang kembali berjualan di tepi jalan, Jokowi tetap memerintahkan satuan polisi pamong praja untuk melakukan penertiban. Menurutnya, peraturan harus diterapkan secara ketat, tetapi dengan pendekatan secara kemanusiaan.

Saat ini sejumlah pedagang Pasar Blok G Tanah Abang meninggalkan kiosnya dan kembali berjualan di tepi jalan. Aksi mereka dilakukan karena pasar itu sepi pembeli. Selain itu, fasilitas berupa jembatan penghubung dan eskalator yang dijanjikan Jokowi pun tidak kunjung terealisasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini