News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bocah Disodomi

Tersangka Perempuan Sodomi JIS Berperilaku Seks Sadis

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) dihadirkan saat ekspos perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014). Kelima tersangka tersebut berinisial AW, SY, ZA, AG, dan AF (perempuan) yang merupakan karyawan alih daya (outsourcing) petugas kebersihan di sekolah tersebut. (Tribunnews/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keterlibatan seorang perempuan dalam kasus kejahatan seksual di Jakarta International School menimbulkan tanda tanya. Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, kasus kejahatan seksual paedofilia yang melibatkan perempuan cukup jarang.

"Dalam kebanyakan kasus paedofilia, kekerasan seksual memang mayoritas dilakukan oleh laki-laki. Barang kali, sekali lagi saya katakan, pelaku dengan jenis kelamin perempuan ini memang sedikit," kata Reza dalam perbincangan dengan Kompas.com, Selasa (29/4/2014).

Kendati demikian, sambung Reza, dia tidak mengelompokkan perbuatan yang dilakukan AF sebagai bentuk paedofilia. Reza menilai tindakan AF sebagai perbuatan sadistik. "AF merupakan orang dengan bentuk aktivitas seksual yang sadistik," ujar Reza.

Reza menduga AF pernah menjadi objek dominasi pihak lain di masa lalu. "Maka dia melakukan dominasi pihak lain. Dan siapa yang paling mudah didominasi? Itu biasanya yang dipilih anak-anak," ujar Reza.

Modus pelaku perempuan yang terlibat kasus seksual, bisa dikatakan tersamar. Kadang korbannya pun bisa juga tidak menyadari telah menjadi korban. "Sehingga kadang korbannya pun tidak merasa diviktimisasi (dijadikan korban)," jelas Reza.

AF menjadi salah satu tersangka kasus kejahatan seksual terhadap bocah berinisial AK (6), murid TK JIS. Menurut polisi, AF turut memegangi korban, ketika pelaku pria melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini