TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jefta Edward (62), sopir Taksi Express yang ditemukan tewas membusuk di kamar mandi rumah kontrakannya, Senin (26/5/2014) pagi diduga sudah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
"Dari kondisi fisik luarnya, perkiraan kami korban sudah meninggal dua hari lebih, karena tubuhnya sudah membengkak," ujar Kanit Reskrim Polsekta Bekasi Selatan, Iptu Kasran.
Untuk lebih memastikan penyebab kematian korban, kata Iptu Kasran, jasad Jefta Edward dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
"Kami menunggu keluarga korban, belum bisa memastikan apakah akan diotopsi," imbuhnya.
Dari pemeriksaan sejumlah saksi, lanjut Iptu Kasran, korban diketahui hanya tinggal sendirian di rumah kontrakan itu. Saat ditemukan, kondisi pintu rumah kontrakan korban juga tidak terkunci.
"Beberapa hari terakhir, korban narik malam terus. Lima hari lalu, rekan korban sempat melihat kondisi korban sudah loyo," kata Iptu Kasran. (Ichwan Chasani)
Sopir Taksi Express Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger