Tribunnews.com, Depok - Terkendalanya layanan kesehatan di RSUD Depok akibat kurangnya tenaga dokter dan fasilitas lainnya diharapkan akan diatasi pada tahun 2015 mendatang. Sebab saat itu selain pembangunan gedung baru dilanjutkan, juga diiringi dengan penambahan dokter.
Hal itu dikatakan Direktur RSUD Depok Ernawati kepada wartawan, Kamis (11/9/2014). "Selain gedung baru ada penambahan tenaga dokter," katanya.
Menurut Ernawati, pembatasan jumlah pasien di rumah sakitnya dilakukan hanya untuk pasien operasi atau bedah.
Sementara untuk poli lainnya, tidak ada pembatasan terutama poli penyakit dalam dan syaraf.
Namun ia mengakui memang saat ini RSUD Depok kekurangan dokter spesialis. "Dokter bedah cuma satu orang dan dia juga melakukan tindakan di ruang operasi jadi memang dibatasi hanya 30 pasien per hari," katanya.
Selain itu katanya, untuk dokter saraf hanya satu orang, dokter anak empat orang, dokter THT satu orang, dokter paru satu orang, dokter penyakit dalam dua orang dan dokter jiwa satu.
"Sementara untuk dokter spesialis jantung, rehab medis serta dokter kulit kelamin belum ada," katanya.
Karenanya kata dia kendala kelancaran operasional RSUD Depok memang terbatasnya dokter selain gedung yang kurang memadai.
Dia berharap tahun depan sudah ada penambahan gedung baru yang dibarengi dengan penambahan dokter.
Sebelumnya Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan, pembangunan gedung baru di RSUD Depok yakni Gedung F, yang tertunda sejak triwulan tahun 2014 lalu karena adanya masalah hukum, akan dilanjutkan awal Januari 2015 mendatang.
Idris mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan agar masalah hukum atas pembangunan Gedung F RSUD itu diselesaikan, agar awal Januari 2015 mendatang pembangunannya yang belum mencapai 50 persen, bisa dilanjutkan kembali.
Sebab, kata Idris saat ini gedung RSUD yang ada sudah tidak memadai menampung banyaknya pasien terutama masyarakat Depok yang menginginkan layanan Jamkesmas.
"Jadi adanya gedung itu sudah sangat mendesak," katanya.
Idris menuturkan melalui persetujuan DPRD pembangunan gedung baru ini bisa dilanjutkan.
Dengan adanya gedung baru itu, kata Idris diharapkan RSUD Depok optimal melayani kesehatan warga dan tidak ada lagi antrean panjang.
Baca tanpa iklan