Di sisi kiri dan kanan ruang tersebut, terdapat sejumlah kotak berisi panel-panel listrik.
Dari dalam kotak tersebutlah tempat lampu-lampu serta mancuran air di Bundaran HI diatur.
Caranya adalah dengan memasang timer (pengatur waktu) untuk mengatur kapan lampu Bundaran HI menyala dan padam.
Di dalam ruang itu juga dipasang dua alat pendingin ruangan (AC).
Meskipun demikian, hawa ruangan tersebut tidak terlalu dingin.
Herman mengatakan fungsi AC tersebut bukanlah untuk memberi kenyamanan kepada penjaga di dalam.
"Itu kalau enggak pakai AC, bisa panas sekali mesin-mesinnya, kabel-kabelnya. Makanya ini AC diservis satu bulan sekali. Karena memang untuk mendinginkan mesin," ujar Herman.
Sisi kiri ruangan tersebut menyisakan satu sudut yang berisi sebuah lemari pakaian.
Di sanalah, pakaian-pakaian Herman disimpan.
Di tengah-tengah boks panel listrik juga ada sebuah lorong sempit.
Di sanalah, tempat Herman dan penjaga lain beristirahat.
Dijaga 24 jam
Herman mengatakan Bundaran HI harus dijaga selama 24 jam penuh.
Para pengawas dibagi menjadi dua shift, yakni siang dan malam.
Khusus untuk malam hari, Bundaran HI dijaga dua orang, sementara pada siang hari cukup satu orang.
Baca tanpa iklan