TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap baik rencana pengusutan APBD DKI Tahun 2014 akan dijadikan wahana uji coba pengusutan Satgas Antikorupsi yang akan dimotori KPK, Polri, dan Kejaksaan.
"Bagus dong. Kalau tiga (institusi penegak hukum) yang meelacak, kan lebih bagus," ungkap pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Selasa (5/5/2015).
Dikatakan dia, dengan kolaborasi KPK, Polri, dan Kejaksaan, maka dugaan korupsi dalam APBD DKI Tahun Anggaran 2014 bisa dipereteli satu persatu kasusnya.
"Baguslah semuanya akan dicari," ucapnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini pun akan mendukung pengusutan dugaan korupsi dalam APBD DKI tahun 2014 dengan memberikan seluruh data yang dimilikinya.
Bukan hanya APBD 2014 saja, APBD 2013 dan 2012 pun siap diberikan Ahok.
"Mau sampai 2012 juga kita kasih," ujarnya.
Tiga pimpinan penegak hukum KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung sepakat membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) gabungan pemberantasan korupsi.
Rencananya Satgas gabungan ini akan diuji cobakan untuk mengusut kasus dugaan korupsi APBD Perubahan DKI Jakarta.
"Satgas ini akan langsung di uji cobakan dalam kasus dugaan korupsi APBD DKI Jakarta," kata Kepala Pusat Penerengan Hukum Kejaksaan Agung Tony Spontana.
Baca tanpa iklan