News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembunuhan Asisten Presdir XL

Pengakuan Tersangka: Pakaian, HP, ATM Korban Dibuang di Terminal Garut

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AK alias AW (38) pembunuh Asisten Presiden Direktur XL, Hayriantira (37) saat digelandang aparat Jatanras Polda Metro Jaya.

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Tersangka AK alias AW (38) meninggalkan Hayriantira, mantan pegawai perusahaan telekomunikasi setelah tewas dibekap.

Jenazah diletakkan di dalam kolam rendam air panas yang terdapat di kamar mandi nomor 5 di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat dalam keadaan terkunci pada Kamis (30/10/2015) sore.

"Kuncinya saya bawa. Dimasukan ke tasnya dia," kata AK di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat, Kamis (6/8/2015).

Tas tersebut berisi seluruh pakaian milik Hayriantira selain pakaian dalam yang ditinggal di dalam kamar.

Selain itu, AK juga berusaha menghilangkan jejak dengan mengambil seluruh barang-barang milik Hayriantira, mulai dari telepon genggam, ATM dan lainnya.

Setelah memasukkan seluruh barang Hayriantira, AK pun membuangnya. Tak jelas di mana ia membuang barang tersebut, namun ia hanya mengingat bahwa dibuang di sebuah terminal besar di Garut, Jawa Barat.

Hayriantira dinyatakan hilang sejak November 2014. Keluarga korban berusaha mencari dan akhirnya melapor polisi pada April 2015.

Setelah ditelusuri, akhirnya Hayriantira dinyatakan dibunuh oleh teman dekatnya, AK, pada Kamis (30/10/2014) di Garut, Jawa Barat. Saat ini motif AK diketahui, yakni karena persoalan pribadi.(Kahfi Dirga Cahya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini