News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah Kakek Darsim, 15 Tahun Hidup di Becak

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tukang becak tua mangkal di Jalan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat.

Meski bicaranya sudah tidak terlalu jelas, namun Daskim tidak pernah mengeluh dan selalu tersenyum.

Becak Daskim sudah dimodifikasi.

Bagian belakang dia pasang atap dari bahan plastik dan tiang bambu.

"Kalau pas hujan atau panas, lumayan bisa nutupin biar nggak kehujanan," ucapnya pelan.

Jarum jam terus berputar, hingga pukul 07.00 WIB, belum satupun penumpang yang naik becak Daskim.

TribunnewsBogor.com, kemudian membelikan sebungkus nasi uduk pria tua itu.

"Nggak usah repot-repot, aki mah biasa makannya nanti siang aja," katanya mencoba menolak secara halus pemberian TribunnewsBogor.com.

Meski agak malu, Daskim akhirnya mau menerimanya.

Dengan lahapnya, pria yang tidak memiliki sanak saudara itu pun makan nasi uduk.

Meski hidup seorang diri, Daskim tidak pantang menyerah.

Inilah sosok Pahlawan sesungguhnya.

Tujuh baju, tiga sarung

Daskim (60) tukang becak tua yang mangkal di Jalan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat hanya memiliki tujuh baju dan tiga kain sarung.

Selama 15 tahun, Daskim tinggal di becak karena tidak memiliki tempat tinggal.

"Satu sarung buat salat, yang dua lagi buat sehari-hari dan selimut kalau pas malam hari," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (10/11/2015).

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini