"Wah di dalam lumpurnya tebal mas. Airnya dalam, mana gatel. Ini pasukan semua masih gatel-gatel," ucap dia.
Kesulitan bernapas juga dialaminya, "Pengap. ventilasi udaranya tidak ada. Susah jalan karena ketinggian air di dalam saluran sepinggang," cerita Mujamir.
Sepuluh petugas yang melakukan penyusuran ini mengenakan sejumlah perlengkapan untuk keselamatan.
Di antaranya helm dan sepatu keselamatan, rompi pelampung dan celana panjang, sarung tangan karet, cat semprot, senter, headlamp dan masker.
Baca tanpa iklan