News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Yusril: Elektabilitas Cuma 44 Persen, Ahok Harus Hati-hati

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra menyampaikan pandangannya tentang tata kelola DKI Jakarta saat berkunjung ke kantor Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Jumat (11/3/2016). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), harus hati-hati jika ingin maju ke Pilkada DKI Jakarta.

Pasalnya, elektabilitas Gubernur DKI itu tidak di atas 60 persen.

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan sebagai pertahana elektbalitas Ahok hanya 44 persen.

"Kalau saya lihat dalam banyak Pilkada, petahana kalau tidak di atas 60 persen harus hati-hati," kata Yusril saat bertandang ke kantor Redaksi Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Guru Besar Hukum Tata Negara ini menegaskan dimana-mana petahana lebih populer dan elektabilitasnya lebih tinggi.

Dengan posisinya sebagai petanaha maka banyak program dan kampanye yang bisa dilakukan untuk mencitrakan diri kepada publik.

Untuk itu Yusril tetap yakin mampu bertarung dengan Ahok. Apalagi jika pertarungan head to head terjadi di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Meskipun sebagai pendatang baru dan nama Yusril belum masuk dalam radar sejumlah besar survei namun dengan melihat situasi dan elektabilitas Ahok, ia pun tak gentar.

"Pertarungan ini akan sangat menarik sekali jika head to head. Tapi terserah bagaimana nanti," ujar Yusril.

Sebelumnya Ahok berharap bisa meladeni tantangan ‎Yusril dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Yusril menantang Ahok bertarung satu lawan satu atau head to head.

"Saya kalau bisa ditakdirkan head to head dengan Yusril saya senang banget ya," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Ahok ingin membuktikan teori Yusril yang optimistis dapat memenangi Pilkada DKI 2017 jika maju satu lawan satu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini