News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembunuhan Wanita Muda

Keinginan yang Tak Dipenuhi Serta Dendam di Balik Tewasnya Eno

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiga pelaku pembunuh Eno Parihah di mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembunuhan Eno Parihah (19) dilatarbelakangi sakit hati para pelakunya karena cintanya ditolak korban.

Tiga pelakunya menyimpan dendam karena kecewa keinginan dan rasa sukanya ditolak Eno.

Berdasarkan pengakuan tersangka dan olah TKP sementara, pemerkosaan dan pembunuhan tersebut dilakukan karena hal sepele dan terkesan spontan.

Ketiga pelaku pun tidak saling mengenal sebelum menghilangkan nyawa Eno.

Kejadian berawal saat Ral (16) bertandang ke mess tempat Enno tinggal.

Setelah berkenalan sekitar satu bulan dan menjalin komunikasi secara intens melalui handphone, Ral akhirnya mendatangi mess yang terdiri dari 13 kamar dan ditinggali 22 karyawati perempuan tersebut.

"Saat pertama kenalan, pelaku minta nomor handphone dan berhubungan intensif melalui sms," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, Selasa (17/5/2016) di Mapolda Metro Jaya.

Sampai Kamis (12/5/2016) malam, Ral yang baru selesai main play station berkunjung ke tempat Eno.

"Diberitahu akan datang dan dibukakan pintu oleh korban," ujarnya.

Setelah dibukakan gerbang, Ral kemudian masuk ke dalam kamar ‎Eno yang letaknya menghadap kamar mandi.

Mereka mengobrol dan berciuman sebelum akhirnya Ral mengajak berhubungan intim.

Ajakan tersebut ditolak Eno karena takut hamil.

Kecewa karena penolakan tersebut, Ral kemudian keluar mess yang aksesnya berada di samping bangunan.

Ia kemudian merokok di pintu gerbang Mess yang berada di samping Jalan Raya Perancis Pergudangan 8, Dadap, tanggerang, Banten.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini