Igor mengatakan, riset dilaksanakan tanggal 10-15 Juni 2016 melalui telepolling dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta (minus Kep. Seribu) secara acak dari buku telepon PT Telkom.
"Dengan tingkat kesalahan plus minus 4,5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen, riset ini dapat menggambarkan potret preferensi publik kelas menengah perkotaan ibukota," ujarnya.
Baca tanpa iklan