News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tewas Usai Ngopi

Misteri Rp 140 Juta, "Apa Pembela Jessica Mampu Hadirkan Mr X Konon si Pelaku Sebenarnya?"

Penulis: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka Jessica Kumala Wongso mendengarkan kesaksian manager, pegawai, Kasir, dan Barista kafe Olivier dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin di PN Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016). Dalam sidang tersebut dilakukan beberapa rekonstruksi ulang serta ditunjukan bukti pembayaran atau struk serta rekaman CCTV percakapan antara Jessica dan Jukiyah saat memesan kopi Vietnam. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Pada persidangan kemarin, Rangga mengaku ada seseorang yang datang ke Kafe Olivier keesokan hari setelah kejadian meninggalnya Mirna.

Orang tersebut memakai baju loreng-loreng, namun dia tidak berani menyimpulkan bahwa orang tersebut berasal dari oknum kepolisian.

Rangga menambahkan, orang tersebut menuduhnya menerima uang Rp 140 juta dari Arief. Namun, dia tak menerima tawaran itu.

"Setelah kejadian, sebelum buka operasional, memang ada yang datang marah-marah 'mana yang namanya Rangga, dia ditransfer Rp 140 Juta sama Arief buat bunuh Mirna," kata Rangga. 

Bantahan suami Mirna

Suami Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko, membantah dirinya pernah memberikan uang Rp 140 juta kepada Rangga seorang barista di Kafe Olivier.

"Mendenagarnya lucu, saya rasa itu fitnah," kata Arief saat berbincang dengan Kompas TV, Kamis (28/7/2016).

Dikatakan Arief, dirinya tidak pernah mengenal Rangga dan tidak pernah berbicara dengan Rangga.

Dirinya tahu Rangga setelah menyeruak isu trasfer uang Rp 140 juta.

Dikatakannya saat diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, dirinya ditelisik berbagai kemungkinan terhadapnya.

"Alat elektronik saya diperiksa, account semua periksa, psikologis saya diperiksa," katanya.

Menurutnya, soal uang Rp 140 juta yang tahu hanya Rangga.

"Yang mengalami kan Rangga. Katanya dia kan didatangi orang yang mengaku polisi, berati belum tentu polisi, bisa saja mau memeras," katanya.

Dirinya mengaku sedih atas tuduhan tersebut.

"Saya sedih juga, istri saya itu diambil dari saya, kok biadab banget mereka bicara seperti itu," ucapnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini