News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Ahok Minta Maaf Disebut Adu Domba Jokowi dan Risma

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Taman Pandang Istana di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (30/7/2016). Pembangun Taman Pandang Istana itu bertujuan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan serta aspirasi melalui kegiatan kreatif dan kolaboratif. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meralat ucapannya yang cenderung mengadu domba dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yakni Presiden RI Joko Widodo dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Ahok sempat mengatakan bahwa Risma pernah berujar "Surabaya lebih besar dari pada Solo. Wali Kota Solo bisa jadi Presiden apalagi dari Surabaya," kata Ahok kemarin.

Dia mengklarifikasi ucapannya.

"Kan' aku sudah ngomong, cek dulu. Mungkin aku salah. Kalau salah sorry (maaf) udah," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2016).

Sebelumnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Cabang PDIP Kota Surabaya Didik Prasetiyono mengungkapkan ada upaya dari Ahok ingin mengadu domba dua kader berprestasi PDIP, yakni Jokowi dan Risma

"Sebagai seorang Gubernur dan juga calon Gubernur dari koalisi parpol non-PDIP, Pak Ahok tidak seharusnya berusaha mengadu domba dua kader PDIP berprestasi, Ibu Risma dan Presiden Joko Widodo," kata Didik.

Didik mengimbau agar Ahok fokus untuk pembangunan ibu kota, sama halnya dengan Risma yang tengah fokus untuk pembangunan kota pahlawan.

"Ibu Risma saat ini sedang konsentrasi bekerja di Kota Surabaya. Kami berharap Pak Ahok juga dapat melakukan hal yang sama di Jakarta," kata Didik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini