Sementara itu, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Holi Susanto mengatakan pihaknya akan melakukan langkah jangka pendek. Yaitu pembuatan bronjong di tembok-tembok yang jebol.
"Mau buat bronjong dari batu kali. Untuk penahan air dari Kali Krukut. Supaya air tidak limpas," ucap Holi.
Dia mengatakan kewenangan Kali Krukut dibawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Sehingga, pihaknya akan membuat langkah antisipasi sementara. "Dinas Tata Air DKI mengambil langkah antisipasi banjir," ucapnya. (Bintang Pradewo)
Baca tanpa iklan