News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

40 Peserta Ikut Pelatihan Komunikasi Terapan yang Digelar DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta

Editor: Toni Bramantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

40 Peserta Ikut Pelatihan Komunikasi Terapan yang Digelar DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar program Pelatihan Komunikasi Terapan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (Selasa – Rabu (11-12/10/2016) itu diikuti 40 peserta.

Pelatihan yang diikuti peserta dari unsur Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta, DPC, Badan dan Departemen serta para Tenaga Ahli Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta ini dibuka oleh Ketua Panitia Penyelenggara Steven Musa selaku Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.

Menurut Steven, pelatihan ini adalah untuk persiapan memenangkan Pilkada DKI Jakarta pada Februari 2017 yang akan datang.

Sehingga apa yang menjadi tujuan partai untuk memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama - Ahok - Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) nanti bisa tersosialisasikan kepada para pemilih di DKI Jakarta.

“Pelatihan ini juga dimaksud agar para kader dan pengurus dan petugas partai dapat mengkomunikasikan semua keberhasilan kinerja petahana Ahok – Djarot selama ini,” kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Ahok-Djarot selaku petahana maupun selaku pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI periode 2017 - 2022 yang akan datang wajib didukung oleh semua kader partai.

“Kita sadar dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang ini dan dengan murahnya handphone sebagai alat komunikasi, maka informasi yang selama ini simpang siur bagi penerimanya bisa diluruskan dan disampaikan dengan benar dan baik serta tidak merugikan pasangan Ahok-Djarot,” tutur Steven.

Dengan Pelatihan Komunikasi Terapan ini, PDI Perjuangan berharap agar semua kader dan pengurus partai bisa menyampaikan program-program partai dan program-program serta keberhasilan pasangan Ahok-Djarot dengan baik dan benar dan bisa diterima dan dicerna oleh masyarakat DKI pada umumnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini