News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ahok Diminta Lepas Sepatu Saat Kunjungi Makam Mbah Priok

Penulis: Yurike Budiman
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ahok saat berziarah ke Makam Mbah Priok dalam kunjungannya, Selasa (14/2/2017) sore.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yurike Budiman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi kompleks makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara.

Pantauan Tribunnews.com, Ahok disambut cucu Mbah Priok, Habib Abdullah bin Alayadrus dan puluhan santri serta jemaah di makam keramat tersebut.

"Silakan, Pak Ahok. Dilepas dulu sepatunya," kata Habib Abdullah sesaat setelah Ahok turun dari mobilnya, Selasa (14/2/2017) sore.

Baca: Wakil Ketua MUI Sebut Pendapat Ahok Soal Memilih Berdasarkan Agama Langgar Konstitusi Berbahaya

"Siap, Pak. Terima kasih," jawab Ahok.

Ahok yang tiba di kompleks Makam Mbah Priok pukul 15.45 sore tadi, langsung menuju ke makam keramat tersebut untuk berziarah terlebih dulu.

Ahok saat berziarah ke Makam Mbah Priok dalam kunjungannya, Selasa (14/2/2017) sore.

Ahok yang sejak memasuki kompleks hingga duduk di depan makam, membuat para santri melontarkan takbir, berdzikir dan shalawat.

Sembari duduk di sekeliling Ahok yang turut berdoa, sejumlah santri terlihat memainkan rebana sambil diiringi lantunan shalawat.

Usai keluar dari ruangan yang menjadi tempat makam, Ahok pun menjadi rebutan jemaah, santri, serta pengunjung makam untuk bersalaman ataupun berswafoto.

Ahok didampingi Wali Kota Jakarta Utara, Wahyudi, perwakilan dari Badan Pertanahan Negara (BPN) dan dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Kunjungan lapangan itu dilakukan untuk mengecek status lahan di sana.

Setelah ada MoU antara Pelindo dan Yayasan Mbah Priok, barulah Pemprov DKI Jakarta membangun wisata religi lengkap dengan masjid dan pusat kuliner.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini