News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Anies Baswedan Sarapan Ketan Susu Kemayoran

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawali hari akhir pekannya dengan sarapan di kedai legendaris Ketan Susu (Tansu) Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/2/2017) pagi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawali hari akhir pekannya dengan sarapan di kedai legendaris Ketan Susu (Tansu) Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/2/2017) pagi.

Meski di tengah rintik hujan, Anies yang saat itu memakai polo cokelat tetap bersemangat menikmati ketan susu, beberapa gorengan dan secangkir teh hangat yang dituangkan dari poci.

Tim Anies Sandi Media Center dalam keterangannya kepada Tribunnews mengatakan mantan Mendikbud ini juga berinteraksi dengan pelanggan lain, dan tentunya pedagang.

"Sehari bisa sampai 13 liter pak," kata si pedagang, Sanusi kepada Anies yang bertanya berapa ketan yang ia jual dalam sehari.

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawali hari akhir pekannya dengan sarapan di kedai legendaris Ketan Susu (Tansu) Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/2/2017) pagi. (Anies Sandi Media Center)

Adanya kedai ketan susu legendaris ini, sesuai dengan ikhtiar Anies-Sandi untuk mengembangkan kewirausahaan warga Jakarta.

"Salah satu ikhtiar kita adalah membuat usaha seperti ini bisa bertahan, tumbuh dan membesar," ujar Anies.

Baca: Sugeng Rawuh di Solo Pak SBY

Mantan rektor Pramadina ini juga menambahkan bukan hanya permodalan yang akan dia berikan. Melainkan yang dibutuhkan para pengusaha kecil ini adalah pendampingan untuk membuat standar pelayanannya menjadi lebih baik.

Menurut Anies Ketan Susu Kemayoran bisa lebih populer di semua segmen warga Jakarta dan luar Jakarta, apalagi jika malam sangat ramai dengan anak muda nongkrong.

"Tansu ini bukan sekadar makanan tetapi tempat interaksi," tandasnya.

Anies mengatakan UKM seperti kedai ini patut dikembangkan potensinya sekaligus sebagai ruang interaksi warga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini