News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Dilaporkan ke KPK, Anies Anggap Sebagai "Lucu-lucuan" di Pilkada

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anies Baswedan saat menghadiri Tabligh Akbar di Masjid Al-Wiqoyah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017) malam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tak mau menaggapi serius soal laporan terhadap dia yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anies dilaporkan ke KPK atas tuduhan melakukan penyelewenangan dalam kegiatan Frankfurt Book Fair tahun 2015.

"Kalau saya lihat ini (laporan) lucu-lucuan pilkada saja. Selalu ada yang meriah-meriah seperti ini. Harap bersabar, ini ujian," kata Anies usai shalat Jumat di Masjid Al Mughni, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

Baca: Anies Dilaporkan ke KPK, Sandiaga: Mungkin Ini Cara Pastikan Calon Pemimpinnya Bersih

Anies tak mau memaparkan lebih jauh soal penyelenggaran festival buku tersebut. Dia meminta pelapor yang menjelaskan soal laporan itu.

Saat disinggung soal anggaran kegiatan tersebut, Anies mengatakan bahwa hal itu bisa dilihat dari laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kalau ada masalah (di) BPK harusnya ada laporan dari kemarin-kemarin. Kan yang audit BPK," ujar Anies.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah sebelumnya membenarkan adanya pelaporan terhadap Anies Baswedan.

Febri mengatakan, pelaporan tersebut masih perlu dikaji sebelum diputuskan untuk ditindaklanjuti lebih mendalam.

Pelapor terhadap Anies Baswedan adalah Direktur Eksekutif GACD Andar Mangatas Situmorang.

Menurut Andar, pendanaan proyek Frankfurt Book Fair tahun 2015 itu senilai Rp 146 miliar. Ia menyebut Anies menyalahgunakan jabatan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada pameran kebudayaan Indonesia.

Penulis : Kahfi Dirga Cahya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini