News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korban Penembakan Takut Lapor Polisi

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi tembak pistol

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Irenius Bransafsafubun (21), korban penembakan orang tak dikenal di seputar Semanggi menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, awalnya enggan melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung mengatakan, pihak yang melaporkan kejadian tersebut, justru dokter RS Pelni yang saat itu menangani Irenius yang tertembak di bagian punggung sebelah kiri.

"Waktu dirawat, dokternya menemukan proyektil peluru. Dia (dokter) langsung hubungi polisi. Pertama ke Polres Jakarta Barat, namun, karena TKPnya di Pusat, kita yang menangani. Anggota langsung turun ke TKP," ujar Tahan saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (22/3/2017).

Pihaknya saat ini masih melakukan penyidikan untuk mengungkap pelaku beserta motif penembakan yang terjadi pada dini hari tadi.

"Pelaku masih kita selidiki. Nanti, kalau sudah berhasil kita tangkap, baru kita tahu," katanya.

Sebelumnya, Irenius Bransafsafubun (21) menjadi korban penembakan orang tak dikenal di kawasan Semanggi menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Kejadian berawal saat Irenius bersama dua rekannya yaitu Sendi dan Rudy sedang memesan minum di Plaza Barat Senayan.

Kemudian, mereka bertemu dengan pelaku dan saling bertatapan muka. Lalu, terjadilah cekcok hingga pemukulan.

Pelaku yang seorang diri lalu memanggil teman-temannya. Irenius bersama temannya kemudian melarikan diri, namun pelaku mengejarnya hingga terjadilah aksi penembakan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kiri sebanyak satu tembakan.

Mobil korban juga ditembaki pelaku sebanyak tiga kali. (Rangga Baskoro)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini