TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, satu orang Jawara silat Betawi telah menjadi tersangka kasus SARA.
Sejak Rabu (12/4/2017), ia menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan, terkait deklarasi dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu, 9 April 2017.
Saat deklarasi, jawara silat itu melakukan sumpah dengan mengacungkan senjata tajam. Diduga, deklarasi ini mengandung unsur diskriminasi etnis, dan SARA.(*)
Baca tanpa iklan