News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Diserang

Antisipasi Teror, Pengamanan Kantor Polisi di Jakarta Ditingkatkan

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bendera ISIS di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/7/2017) tak hanya memasang bendera, ISIS Meninggalkan Pesan Ancaman. (Dok.Polri)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Markas polisi di Jakarta ditingkatkan pasca adanya teror di Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2017).

Bendera kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dipasang orang tidak dikenal kemarin.

Selain bendera, pelaku juga mengirimkan surat dalam botol, berisikan teror terhadap aparat.

Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, pengamanan di setiap markas kepolisian akan ditingkatkan.

Baca: Pola Serangan Berubah, Teroris Gunakan Pisau untuk Rampas Senjata Aparat

Untuk mengantisipasi teror serupa terjadi.

"Intinya kami waspada untuk meningkatkan pengamanan markas jangan sampai kita jadi korban ya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017).

Pintu Masuk Polda Metro Jaya memang diperketat.

Personel anggota Brimob mengenakan rompi anti peluru dengan senjata lengkap mengawasi tamu yang masuk ke markas polisi.

"Itu bagian daripada kekuatan kami ya. (jumlah personel) Tak mungkin saya sampaikan," kata Argo.

Pagar Markas Kepolisian Sektor Kebayoran Lama dipasang bendera hitam bertuliskan la ilahailallah yang identik dengan bendera ISIS.

Selain bendera, polisi juga menerima surat warna kuning dalam botol minuman.

Berdasarkan informasi dari laporan kepolisian, surat tersebut berisikan ancaman.

Bahkan, mengancam akan membuat Jakarta akan seperti Marawi yang dikuasai ISIS.

Berikut isi suratnya:

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini