News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lihat Perkembangan Proyek Pembangunan Depo MRT Lebak Bulus

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) terus dikebut agar selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni Maret 2019.

Direktur-direktur MRT meninjau beberapa lokasi pembangunan tersebut, seperti Lebak Bulus, Fatmawati, dan Senayan bersama media, Senin (14/8/2017). 

Titik temu direktur dengan media berada di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Depo MRT Lebak Bulus ini berada di area seluas 13 hektare yang merupakan bekas Stadion sepakbola Lebak Bulus.

Namun, hanya delapan hektare saja yang digunakan sebagai lahan bagi bangunan-bangunan depo tersebut.

Memasuki area proyek, permukaan tanah yang tidak rata disertai kerikil ataupun batu akan kita rasakan.

Penjagaan di proyek ini sendiri tergolong cukup ketat. Tampak ketat lantaran tak sembarangan orang boleh masuk, kecuali memiliki ID Card serta Alat Pelindung Diri (APD).

Tribunnews.com mendapatkan undangan untuk berkumpul di salah satu gedung yang ada di proyek yaitu Administration Building.

Gedung yang belum selesai dibangun ini masih tertutupi oleh semacam jaring pengaman. Rencananya gedung ini akan menjadi kantor penunjang kegiatan operasional MRT.

Di lantai dua dari gedung yang terdiri dari lima lantai ini, akan digunakan sebagai OCC atau Operasional Control Centre, yang mana digunakan sebagai pusat pengendali MRT.

Tampak semua pekerja di sini mengenakan APD berupa helm, rompi, serta sepatu boots.

Telah terpasang rel di antara batuan-batuan kerikil. Bantalan rel di rel ini tampak berbeda dengan yang ada di rel kereta api biasa. Bantalan rel ini terdiri dari 2 warna, yakni orange dan abu-abu.

Bantalan rel warna abu-abu adalah produk dari WIKA Indonesia, sementara bantalan rel orange adalah produk dari Jepang.

Direktur Utama MRT, William Sabandar terlihat menyentuh bantalan rel orange tersebut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini