Di sisi lain, di wilayah Kampung Melayu dekat jalan besar, ketinggian air hanya berada di atas mata kaki.
Pantauan Tribunnews.com, banyak warga yang berjalan menyusuri air menggenang itu.
Beberapa diantaranya berjalan ke area itu untuk sekedar melongok dan melihat area banjir yang lebih dalam.
Area banjir yang lebih dalam dibatasi oleh sebuah tembok penghalang kecil.
Terdapat pula anak-anak yang tampak tak lelah bermain dengan air kotor ini.
Mereka berloncatan dan menceburkan dirinya berkali-kali ke dalam air banjir yang berasal dari luapan Kali Ciliwung itu.
Baca tanpa iklan