News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tekan Senggolan di Jalan Sempit, Dishub DKI Pasang 200 Cermin Cembung

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah pengendara harus ektra hati ketika melintasi Jalan Sempit di Jalan Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Jumat (10/5/2013). Karena jalannya sempit, karena lebarnya cuma sekitar 6 meter, membuat kendaraan yang berpapasan menjadi sulit berjalan dan salah satu harus ada yang mengalah dengan cara menepi ke pinggir jalan, kondisi ini serigkali menimbulkan kemacetan yang panjang. Rencana jalan yang berada sejajar di pinngir jalan tol Jakarta Merak ini akan diperlebar. (Warta Kota/Nur Ichsan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna mengurangi terjadinya kecelakaan di ruas jalan yang sempit dan berkelok, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur menargetkan memasang 200 cermin cembung di beberapa wilayah Jakarta Timur.

Kepala Seksi Lalu Lintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman, mengatakan, saat ini sudah mengajukan beberapa cermin cembung.

 Kebanyakan usulan pemasangan terbanyak di wilayah Ciracas dan Cipayung. Sebab jalan berkelok tajam banyak terdapat di lokasi tersebut.

"Saat ini sudah 1.000 yang diusulkan namun setelah dilakukan survei di lapangan hanya sekitar 600 titik saja yang pantas dipasang cermin cembung," kata Eman, Jumat (30/3/2018).

Eman mengatakan, dari 200 cermin itu, hampir setengahnya akan dipasang di Ciracas dan Cipayung.

Satu cermin cembung tersebut seharga Rp 3,4 Juta. Jika dikalikan 200 unit, maka anggaran pengadaan cermin cembung sebesar Rp 680 juta.

Permintaan pemasangan cermin cembung terhadap masyarakat di sebabkan sering terjadinya kecelakaan lalu-lintas yang terjadi pada jalan sempit dan berkelok.

Baca: Gatot Brajamusti Sayangkan Fakta Tentang Pernikahan Sirinya Tak Dipertimbangkan Jaksa

Baca: Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Menyatakan Jalan Raya Puncak Pass Masih Layak Dilalui

Meskipun jalan tersebut terdapat di kawasan permukiman.

"Cermin cembung bukan hanya untuk menekan angka kecelakaan saja. Tapi untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan," katanya.

Walau begitu pihaknya meminta masyarakat agar bisa terus berkoordinasi dan melaporkan kondisi yang terjadi di wilayahnya sehingga bisa segera ditindaklanjuti.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini